Merdeka.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat telah menerima laporan adanya soal
Ujian Nasional (UN) SMA yang menuliskan profil Joko Widodo (Jokowi) capres dari PDIP. SBY pun meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh untuk menindaklanjuti laporan tersebut untuk diselidiki.
"Ya laporan ya ditindaklanjuti saja," ujar M Nuh, usai bertemu SBY di kantornya, 15 April lalu. M Nuh mengaku telah melaporkan penyelenggaraan UN termasuk kasus soal UN tersebut kepada SBY. Menurut M Nuh, pihaknya sedang menelusuri apa motif dibalik tim pembuat soal UN tersebut."Tentu kami akan menindaklanjuti, untuk mencari apa motif di balik itu semua. Ini yang sekarang sedang kami lakukan," ujarnya. Nuh memastikan jika memang ada faktor kesengajaan dalam kasus ini, akan ada pemberian sanksi terhadap para pelakunya.
"Tentu (memberikan sanksi), soal ini yang dibuat sebenarnya tahun berapa, mulai Oktober 2013 sebenarnya. Berarti sudah lama ini. Proses terus dicetak dan akhirnya terjadi seperti ini," paparnya. Nuh sangat menyesalkan hal seperti ini bisa terjadi. Mengapa dalam contoh soal ada tokoh yang dapat menimbulkan kontroversi. "Kami sangat menyesalkan. tim pembuat naskah termasuk tim reviewnya ada nama yg menimbulkan kontroversi. Itu tokoh, tokoh kan banyak tidak harus yg bisa menimbulkan kontroversi," imbuhnya.
HOME
0 komentar:
Posting Komentar